Gas methan terbentuk karena proses fermentasi secara
anaerobik (tanpa udara) oleh bakteri methan atau disebut juga bakteri anaerobik
dan bakteri biogas yang mengurangi sampah-sampah yang banyak mengandung bahan
organik (biomassa) sehingga terbentuk gas methan (CH4) yang apabila dibakar
dapat menghasilkan energi panas. Sebetulnya di tempat-tempat tertentu proses
ini terjadi secara alamiah sebagaimana peristiwa ledakan gas yang terbentuk di
bawah tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Leuwigajah,
Kabupaten Bandung, Jawa Barat, (Kompas, 17 Maret 2005). Gas methan sama dengan
gas elpiji (liquidified petroleum gas/LPG), perbedaannya adalah gas methan
mempunyai satu atom C, sedangkan elpiji lebih banyak.
Tampilkan postingan dengan label Prodak Olahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prodak Olahan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 30 Juli 2013
Membuat Pupuk Granul Sendiri
LANGKAH – LANGKAH PEMBUATAN PUPUK ORGANIK GRANUL
- PENGERINGAN BAHAN
- PENGGILINGAN dan PENGAYAKAN
- PENAMBAHAN BAHAN-BAHAN LAIN
- GRANULASI
- PENGEMASAN
PENGERINGAN BAHAN
Langkah pertama adalah pengeringan. Kompos ini harus di keringkan
terlebih dahulu. Pengeringan dapat di lakukan dengan cara di jemur di
bawah sinar matahari atau dengan menggunakan alat pengering (rotary
dryer). Kadar air kompos kering kurang lebih <20 %. Lebih kering
lebih bagus.
Bahan pupuk organik yang digunakan bisa dibuat dari pupuk kandang.
Tapi perlu diingat pupuk kandang yang digunakan adalah pupuk kandang yang sudah
” matang ” bukan yang baru keluar dari binatang nya. Bisa juga
menggunakan kompos, baik kompos dari limbah pertanian, kompos dari
sampah organik, atau humus yang langsung diambil dari tanah.
Langganan:
Postingan (Atom)